Resume Pelatihan ke-2.
Gelombang : 25
Tanggal
: 20 Mei 2022
Tema : Writing is My Passion
Narasumber
: Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.
" Ia yang mengerjakan
lebih dari apa yang dibayar pada suatu saat akan dibayar lebih dari apa yang ia
kerjakan" (Napoleon Hill).
Puji Syukur saya Panjatkan
kehadirat Allah Swt karena diberikan kesehatan ditengah kesibukan yang padat
dapat mengikuti kegiatan pelatihan menulis ini bertemu dengan para sahabat
hebat penggiat Literasi, berbekal harapan dan semangat mengikuti pelatihan ini
saya berdoa bisa mengikutinya sampai akhir pertemuan nanti...Aamiin ya rabbal
alamin.
Pertemuan kedua
materi sangat menarik sekali dengan judul “Writing in My Passion “ Dengan
Narasumber Ibu Sri Sugiastuti,M.Pd yang hebat dan sangat menginspirasi
Meskipun usia beliau yang sudah tak lagi
muda saya kagum dengan semangat beliau yang begitu aktif di kegiatan
Literasi, Hal itulah yang membuat saya semakin lebih bersemangat
mengikuti pelatihan in. pertemuan kali
ini ini diawali dengan salam kenal dari Bunda Kanjeng terdengar merdu
mendayu . Kemudian dilajutkan dengan share dari
moderator Mbak
Widya tentang profil Ibu Narasumber.
Acara di awali dengan berdoa sesuai keyakinan masing2. Adapun pertemuan
ini dibagi menjadi beberapa sesi yaitu :
1. Pembukaan
2. Paparan materi melalu chat WA grup
3. Tanya jawab
4. Penutup
Di lanjutkan mengisi link absen yang ada di deskripsi grup. Selanjutnya Bu
Narasumber bercerita tentang pengalaman beliau, perjalanan sebagai penggiat
Literasi tidak mudah karena sempat vakum beberapa waktu dikarenakan kesibukan pekerjaan
dan ibu dari 4 anak, Alhamduliah sekarang sudah aktif berkarya Kembali dan
tidak segan menularkan ilmunya kepada kami yang ingin belajar.
Sejak itu dengan falsafah The show must go on saya
bangkit untuk belajar menulis dan berusaha untuk naik kelas dan mengupgrade
diri dengan cara memiliki banyak komunitas menulis. Menulis merupakan rangkaian
proses dalam menuangkan gagasan, ide, isi pikiran, pendapat, keinginan atau
kreativitas kedalam bentuk tulisan, yang biasanya disebut karangan. Menurut
KBBI menulis adalah mengungkapkan gagasan, opini dan ide kedalam rangkaian
kalimat. Selain itu menulis juga membuat huruf dengan pena atau pensil,
menyampaikan pikiran atau pandangan, mengarang cerita dan menggambarkannya.
Passion berdasarkan KBBI artinya kegemaran, gairah,
keinginan yang besar, semangat, emosi, kemarahan, dan kecemasan. Jadi bisa
dipahami bahwa passion merupakan suatu keinginan seseorang untuk melakukan
sesuatu, yang dilakukan secara antusias. Sebagai contoh menggemari menulis.
Berikut pemaparan materi tentang “Writing is My Passion” oleh
seorang pakar PGRI kerap dipanggil dengan Bunda Kanjeng.
Mengapa menulis itu menjadi
passion yang menjanjikan?
Ada dua alasan mengapa menulis itu menjadi passion yang menjanjikan,
yaitu:
1. Kemampuan menulis dipandang
sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir.
2. Hingga hari ini, profesi menulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial.
Kendala dan Hambatan dalam Menulis
Ada beberapa kendala dan hambatan dalam menulis yaitu
Dalam menulis sering sekali dijumpai alasan-alasan yang sangat klise mengenai kendala dan hambatan yangs sering di temui dalam menulis, seperti pada gambar diatas yaitu merasa tidak berbakat dalam menulis, tidak memiliki waktu, tidak memiliki ide, tidak mau dikritik, dan tidak suka menulis. Saat sudah memutuskan untuk menulis, cobalah buang segala alasan tersebut, karena akan menjadi tembok pembatas jika alasan ini masih terus memenuhi isi kepala.
Mengapa kita menulis?
Lebih filosofis dan berhubungan dengan nilai, visi dan misi hidup kita di dunia.
Bagaimana kita menulis ?
Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan.
Kapan kita mulai menulis?
Secepatnya! Kita harus niatkan untuk membuat karya yang asli dari diri kita
Langkah langkah menjadi penulis yang baik
1. Membaca
Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu
membaca banyak buku baik yang bersifat general (umum) maupun spesifik (misalnya
sesuai dengan background akademik atau interest pribadi kita
2. Diskusi
Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali
muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan
orang lain atau dengan diri kita sendiri.
Bila diperlukan, ada baiknya kita memiliki mentor
menulis yang tepat.
3. Lihat dan baca / look
and feel
Baik secara langsung maupu apa yang kita
lihat dan baca di media
4. Socialize
Berapa banyak pengetahuan, pengalaman dan kisah
orang lain yang dapat kita serap?
Writing
Preparation
1 Menggali dan Menemukan Gagasan/Ide
Kegiatan
ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa
yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka.
Untuk
mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah
melalui brainstorming.
2. Menentukan Tujuan, Genre, dan Segmen Pembaca
Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting
dalam menentukan warna tulisan.
3. Menentukan Topik
Misalnya, tujuan menulis untuk memberikan informasi yang benar tentang
kesehatan. Jenisnya tulisan populer.
Jika
sasarannya adalah orang tua (manula), maka penulis bisa menentukan tulisan
misalnya dengan topik “ HidupSehat di Usia Senja”.
4. Membuat
Outline
Kerangka
tersebut menunjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup
dengan garis besarnya saja.
Karakteristik
outline yang baik memiliki kesederajatan yang logis, kesetaraan struktur,
kepaduan, dan penekanan.
5. Mengumpulkan Bahan Materi / Buku
Penulis
wajib membaca banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif
dan referensi. Selain itu, agar semakin banyak ide atau gagasan yang dapat
dikembangkan.Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan
sesuai dengan topik yang sudah ditentukan.
Penulis Harus Sabar
Penulis pemula sebaiknya lebih fokus pada ketekunan
(persistence) dalam proses menulis, tulislah semampu kita terlebih
dahulu. jangan berfikir harus sempurna, dan jangan terlalu idealis.
Setelah kita menyelesaikan naskah kasar dari buku
yang kita tulis (rough draft), tahapan yang harus dilewati hingga terbitnya
buku kita adalah:
1.Editing
Pada tahapan ini membahas tentang:
a. Membaca ulang
b. Menyempurnakan draf .
2. Revising .
Mengubah beberapa bagian naskah.
b. Melengkapi naskah
c. Mengevaluasi kembali naskah untuk
menihilkan kesalahan tulis.
3. Publishing
a. Pengiriman naskah
b. Pracetak (perwajahan buku, tata letak,
ISBN, proof reading)
c. Pencetakan
d. Promosi dan distribusi
Demikian Resum saya di pelatihan ke 2 ini setelah mengikuti dan membaca materi Menjadikan
Menulis Menjadi Passion saya merasa lebih terinspirasi, termotivasi semakin
meningkat gairah untuk selalu menulis, semoga tulisan bermanfaat bagi sendiri juga orang lain.


Keren resumenya, tetap semangat menulis dan berkarya.
ReplyDeleteMantap resumenya.
ReplyDeletekeren, tetap semangat menulis
ReplyDeleteWaaah keren resumenya lengkio bingit ... 😅
ReplyDelete