Skip to main content

IDE MENULIS BAGI GURU

 

Resume ke-1 dari Pertemuan Ke-1

Hari, Tanggal           : Rabu, 18 Mei 2022

Waktu, Tempat        : Pk. 19.00 WIB, di Whatsapp Grup Belajar Menulis

Kegiatan                  : Belajar Menulis PGRI, Gelombang ke 25-26

Narasumber            : Wijaya Kusumah, M.Pd.

Moderator               : Da'il Ma'ruf

Tema                      : Ide Menulis Bagi Guru

Penulis Resume      : Eli Mutosiah, S.Pd


Alhamdulilah bahagia sekali akhirnya saya bisa ikut tergabung di kelas menulis PGRI asuhan Omjay setelah beberapa bulan menunggu karena tertinggal materi di Angkatan sebelumnya  pertama saya gabung di grup ini muncul rasa tidak percaya diri juga kekhawatiran akan kewalahan mengumpulkan tugasnya dikarenakan banyak tugas sebagai guru juga seorang ibu yang masih punya batita. Tetapi setelah saya menyimak grup saya melihat antusias para rekan guru di grup ini serta semangat dari para mentor yang sangat menginspirasi. Semangat saya semakin berkobar ketika sudah belajar mengenal blog bersama mas Brian. Saat yang ditunggu tiba Rabu, 19 Mei 2022 pukul 19.00 moderator pak Dail pun mulai mebuka acara. Sudah terancang bagaimana nanti akan menyimak narasumber kemudian berharap bisa sambil meresume dan segera mengumpulkan tugas. Namun, karena masih punya balita yang kadang rewel tidak mau ditinggal akhirnya sayapun akhirnya fokus dulu ke anak untuk ditidurkan terlebih dahulu.                                                                                                                                                                                                         

       Kelas Belajar Menulis (BM) gelombang 25 dan 26 di ikuti peserta dari seluruh Indonesia. Pertemuan pertama ini sebagai narasumber adalah Wijaya Kusuma alias Omjay. Walau baru kenal di grup WA dan membaca CV beliau saya sangat  kagum dengan beliau. Sosok sederhana dan teramat rendah hati yang memiliki kepedulian tinggi dalam dunia literasi, seakan tak pernah lelah memotivasi setiap insan, khususnya para guru agar turut serta dan terlibat secara langsung kegiatan literasi dengan menulis dan terus menulis setiap hari seperti motto yang disampaikan beliau pada malam pembukaan belajar menulis gelombang 25-26 beberapa hari lalu.  "menulislah tiap hari, dan buktikan apa yang terjadi".Dari keaktifan beliau di organisasi, komitmen beliau di dunia pendidikan, tulisan-tulisan beliau yang sangat menginspirasi bagi para pembacanya, Beliau juga murah hatinya tidak pelit berbagi ilmu. Salah satu yang membuat saya sangat bangga dan kagum kepada beliau adalah cita-citanya yang ingin mencerdaskan 1 juta guru, doa saya semoga beliau selalu diberi Kesehatan agar tercapai harapan beliau tersebut.

       Materi yang beliau sampaikan malam ini berjudul Ide Menulis bagi Guru. Langsung tergugah hati ini untuk bisa mengikuti materi tersebut. Sebagai seorang guru sering bingung mencari ide yang akhirnya menumbuhkan rasa malas dalam menulis. Kata Omjay hal yang sulit dari menulis adalah memulai. Menulislah dulu maka ide akan datang menghampiri kita. Dan Omjay sudah membuktikannya dengan menulis setiap hari di blog. Dan Gopay pun menghampiri jika menulis di Kompasiana.. Om Jay, telah membuktikan bahwa dengan menulis, kita akan mendapatkan banyak hal yang menguntungkan, satu diantaranya adalah mendapatkan cuan dalam bentuk gopay yang didapat dari rajin menulis dan mempostingnya di kompasiana.Masyaallah.

     Berdasarkan kata  dari Om Jay Ide menulis bisa didapat dari kisah nyata dan kisah fantasi,  Kita bisa menulis dari kisah nyata yang kita alami setiap hari atau bisa juga dengan membuat cerita fantasi. Cara membuat kisah nyata menjadi sebuah tulisan adalah dengan membuat dokumentasi foto atau video kita bisa mengembangkan ide menulis. Menurut Om Jay, semua hal yang kita lihat dan kita alami atau kita temukan dalam peristiwa kehidupan sehari-hari dapat dijadikan ide materi menulis. Maka menulislah dengan sepenuh hati, dan lakukanlah setiap hari, maka engkau akan melihat apa yang akan terjadi. Om Jay, yang tidak pernah pelit berbagi ilmu dan pengalaman, memaparkan karya-karya hasil tulisannya, baik di blog pribadi, seperti pada link https://wijayalabs.blogspot.com dan https://wijayalabs.wordpress.com. Segudang buku yang menuangkan berbagai tulisanpun telah dihasilkannya oleh Om Jay. Sedikit dijelaskan oleh Om Jay, tentang perbedaan antara menulis di blog pribadi dan kompasiana adalah pembacanya. Di kompasiana pembaca jauh lebih banyak sehingga menghasilkan uang berupa gopay. Intinya, ketika kita menyalurkan hobi dengan menulis di blog pribadi atau di kompasiana, atau bahkan ketika kita selalu memposting konten-konten yang buat baik berupa teks, foto, atau video ita, bisa berbayar atau dibayar.Menurut Om Jay, kita perlu menulis di blog, karena blog adalah buku digital sebagai media kita berlatih menulis dan menemukan ide untuk menulis

     Dalam penjelasan itu Omjay juga menyampaikan perbedaan menulis di blog dan Kompasiana. Bedanya pada pembacanya kata beliau. Di Kompasiana pembaca jauh lebih banyak dan dapat uang berupa gopay sehingga menulis adalah hobi yang dibayar. Semua bisa menulis di blog gratisan dan berbayar bahkan dibayar. Cobalah setiap hari membuat konten baik berupa teks, foto, dan video. lalu posting di media sosial kita. Blog adalah alat rekam yang ajaib. Keajaibannya dapat kita rasakan kalau kita memiliki blog dan mengelola blog dengan baik. Di dalam blog kita bisa memasukkan foto, video dan slide presentasi dengan kapasitas file unlimited. Blog adalah buku digital yang mebuat kita berlatih menulis dan menemukan ide untuk menulis. Kita menjadi penulisdi blog dan sekaligus sebagai adminnya. seburuk apapun tulisan kita, pasti akan disetujui admin. Itulah sebabnya dalam pelatihan menulis ini peserta diwajibkan mempunyai blog gratisan. Syukur kalau sudah punya domain dan hosting sendiri seperti blog berbayar, lanjut Omjay.

     Disela-sela penjelasan Omjay memberikan kesempatan kepada peserta untuk berlatih menulis, menuliskan ide dalam menulis. Peserta diminta untuk membuat 3 alenia dan 3 orang  tercepat akan mendapatkan hadiah buku dari Omjay. Kemudianbeliau  mengirim sebuah gambar bunga anggrek bulan berwarna ungu dan peserta diminta menulis dari sudut pandang yang berbeda-beda.

Pada acara sesi tanya jawab Ada beberapa  pertanyaan yang terangkum dalam pelatihan pertemuan 1.

Pertanyaan 1

1. Apa saja strategi menjadi bloger yang baik dan disiplin di tengah kesibukan saat ini?

2. Bagaimana menyambung ide dalam tulisan ketika mentok pada paragraf tertentu?

3. Bagaimana memulai tulisan sedangkan ide yang akurat belum ada?

Jawaban:

1.Menulis dalam kesibukan ponsel kita.

2. banyak baca tulisan orang lain.

3. Menulislah dulu baru ide akan datang kepadamu bhkan tuliskan saja apa yang ada di kepala atau depan mata kita. maka ide menulis akan datang.

Pertanyaan 2

Bagaimana cara menemukan ide-ide yang menarik dalam menulis karena terkadang ikiran ini buntu tidak tahu harus menulis apa meskipun banyak yang kita lihat, kita dengar, maupun kita rasakan?

Jawaban:

Omjay dulu mengalami hal seperti itu. Setelah 13 tahun menulis beliau merasakan bahwa menulis itu harus dipaksakan. Kuncinya banyak membaca dan berlatih menulis karena menulis itu adalah sebuah keterampilan atau skill dan bukanlah bakat.

Pertanyaan 3

Sebagai penulis pemula, bagaimana kita menjadikan menulis sebagai sebuah rutinitas yang sering disaat kita mulai menulis tapi karena kesibukan lainnya, sampai tidak menulis sama sekali?

Jawaban :

Menulis dalam kesibukan itu asyik. Apalagi menulisnya pakai HP. jadi menulis saja dulu di media sosial kita. Kemudian posting di blog supaya dapat dikumpulkan jadi buku. Itulah cara yang om Jay lakukan menulis dalam kesibukan. Sedikit-demi sedikit lama-lama jadi bukit.Dulu Omjay sering tidak menulis hal-hal penting krena kesibukan yang laur biasa. Sekarang dengan kemajuan TIK kita bisa menulis di mana saja dan kapan saja. Gunakan jarimu untuk menulis dalam kesibukan lalu ingatlah mantrea ajaib Omjay. Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi .

Pertanyaan 4.

Saya belum pernah menulis. Kadang saya ingin menulis di media sosial saya. Namun saya sangat malu atau tidak percaya diri sehingga apapun yang akan saya tulis akan menghilang begitu saja. Bagaimana cara membuat diri saya percaya akan kemampaun saya dan tidak malu untuk menuangkan apa yang ingin saya tulis?

Jawaban :

Cara menumbuhkan percaya diri dalam menulis adalah dengan memiliki dan mengelola blog pribadi. Dengan menulis di blog pribadi bebas menuliskan apa yang disukai dan kuasai. Berkat membuat blog  Omjay menjadi percaya diri.Bahkan tugas siswa yang dulu diposting di google classroom, sekarang saya minta posting di blog. Hal ini menimbulkan dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa atau confidence. Selain itu, Omjay suka blog walking sehingga rasa percaya diri dalam menulis menjadi meningkat.

Pertanyaan 5

Saya bukan peserta baru akan tetapi ingin lulus di angkatan ini yang sebelumnya tertunda karena beberapa kendala. Bagimana trik jitu membuat resume sesingkat mungkin selesai pemateri menyampaikan dan acara selesai resumepun jadi secepat kilat agar tak tertunda?

Jawaban :

Gampang itu. Pakai laptop dan HP. Pasti bisa selesai. nanti akan ada materinya.

Petanyaan 6

1. Langkah apa yang harus dilakukan sebagai penulis blogger pemula?

2. Bagaimana cara agar pembacatertarik untuk membaca tulisan yang kita sajikan di blog?

3. Bagaimana mengoptimalkan blog yang kita punya?

Jawaban :

1. belajar pada pakarnya. 

2. Buat judul yang unik dan menarik.

3. Cara mengoptimalkan blog adalah dengan menulis setia hari dan menyebarkan di media sosial. Lalu rajinlah blog walking.

Pertanyaan 7

Saya ingin bertanya tentang tulisan saya mengenai bunga anggrek tadi. Mengapa ya saya kalau menjelaskan sesuatu itu berdasarkan apa yang nampak di depan mata.. tidak memikirkan dari sudut lain?

Jawaban :

Itu karena faktor kebiasaan saja. nantikalai sudah banyak berlatih pasti akan berbeda cara menuliskanya.

Pertanyaan 8

Bagaimanakah kita bisa menulis dengan rasa senang dan bisa memiliki artikel yang banyak dan panjang?

Jawaban :

Jadikanlah menulis sebagai sebuah kebutuhan seperti makan dan minum. Kalau kita tidak membaca maka kita akan lapar. kalau kita tidak menulis maka kita akan haus.

Pertanyaan 9

Di era digital seperti sekarang, apakah jika kita menulis di kertas atau di buku kemudian diketik ulang ke media sosial masih efektif?

Jawaban:

Bisa saja. Itu malah unik. Dlu Prof. Conny Semiawan menulis hanya di kertas kemudian dikumpulkan oleh sekertaris beliau dan jadi buku setiap beliau ulang tahun. Saat pandemi covid-19 beliau meninggal karena covid-19 dan setiap hari beliau menulis selama menjalani isolasi mndiri. Sekarang tulisan beliau sedang dalam proses editing penerbit.

Akhirnya, tanpa terasa waktupun berlalu semakin larut. Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab terkait materi malam ini. Caranya adalah  dengan japri di no wa  087871926678.

 

Pertanyaan demi pertanyaan terus mengalir dari peserta, yang ingin mengetahui ataupun sekedar konsultasi dengan Om Jay terkait dengan berbagai masalah ataupun hal-hal yang dianggap sebagai kesulitan peserta untuk menulis. 

 

Bergabung di grup ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi saya, dari pertemuan 1 ini saya lebih bersemangat karena mendapat Pesan dari Om Jay:

1. Menulis tidak sulit, yang sulit itu adalah memulai menulis.

2. Membaca dan menulis itu, sama halnya dengan kebutuhan makan dan minum.

3. Menulislah setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi.

 

Tips sederhana menulis dari Om Jay ini merupakan kekuatan yang dahsyat bagi saya , terima kasih Om Jay telah memberikan banyak ilmu kepada kami. Terima kasih juga karena selalu sabar dalam mengajar kami.Penjelasan dari Om Jay selalu bisa memberikan penjelasan yang mudah dipahami . Kegiatan belajar menulis ini juga sangat menarik, sehingga kami tidak mudah bosan dalam mengikuti proses pembelajaran kelas menulis ini.


Comments

  1. Mohon saran bapak/ibu saya baru belajar

    ReplyDelete
  2. Semangat terus untuk menulis dan berkarya. Menulislah dan biarkan tulisanmu menemukan karakter, jati diri serta takdirnya sendiri. Salam literasi.

    ReplyDelete
  3. Luar biasa resumenya. bagus. terus pertahankan dan tingkatkan. jaga semangat hingga materi ke-30. Bulan Juni saya akan terbitkan buku bersama/ antologi Guru Hebat jilid 4. Jika minat bisa japri untuk saya add di grup tsb, di 08787-1926-678

    ReplyDelete
  4. bagus sekali, senasib sebagai ibu guru dan ibu dr ank ank kita, semangat bu

    ReplyDelete
  5. https://www.kompasiana.com/wijayalabs/6286f337bb44865ccc3cf902/jangan-hapus-tunjangan-sertifikasi-pengawas

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Belajar Membuat Blog

       Berawal dari keinginan untuk belajar cara menulis yang baik, Alhamdulilah gayung pun bersambut, berdasarkan informasi dari teman yaitu Bu Isma yang sebelumnya mengikuti pelatihan di angkatan sebelumnya yaitu angkatan belajar menulis gelombang 24, pada saat itu saya ingin ikut berhubung pelatihan di angkatan tersebut sudah berjalan dan ketinggalan banyak materi, saya disarankan untuk mengikuti pelatihan berikutnya saja, dan setelah bersabar sekian lama akhirnya mendapat kabar baik pelatihan belajar menulis angkatan 25 segera di mulai, setelah dikirim link grup pelatihan tanpa berfikir panjang langsung segera saya klik link tersebut...Alhamdulilah wa syukurilah merasa bangga bergabung dengan orang-orang hebat seperti bunda Lely, Omjay , Mas Brian Prasetyawan dan masih banyak yang lain yang sangat menginspirasi dan memberikan banyak motivasi.     Awal Pelatihan ini ada kegiatan mengisi google Form dimana disalah satu bagian di suruh mencantumkan link Bl...

Menjadikan Menulis Menjadi Passion

Resume Pelatihan ke-2. Gelombang    : 25 Tanggal          : 20 Mei 2022 Tema              : Writing is My Passion Narasumber  : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.   " Ia yang mengerjakan lebih dari apa yang dibayar pada suatu saat akan dibayar lebih dari apa yang ia kerjakan" (Napoleon Hill). Puji Syukur saya Panjatkan kehadirat Allah Swt karena diberikan kesehatan ditengah kesibukan yang padat dapat mengikuti kegiatan pelatihan menulis ini bertemu dengan para sahabat hebat penggiat Literasi, berbekal harapan dan semangat mengikuti pelatihan ini saya berdoa bisa mengikutinya sampai akhir pertemuan nanti...Aamiin ya rabbal alamin. Pertemuan kedua materi sangat menarik sekali dengan judul “Writing in My Passion “ Dengan Narasumber  Ibu Sri Sugiastuti,M.Pd yang hebat dan sangat menginspirasi  Meskipun usia beliau yang sudah tak ...